Selasa, 17 Maret 2015

Haus

Bacaan: Yohanes 6:16-24   |   Pujian: KJ 57
Nats: 
“Mereka naik ke perahu-perahu itu lalu berangkat ke Kapernaum untuk mencari Yesus.” (ay. 24b)
Pernahkah kita membayangkan, ketika kita naik motor untuk suatu perjalanan jauh, di siang hari yang terik dan tiba-tiba kita melihat ada penjual es teler yang terlihat begitu tampak menggoda, pastilah kita akan merasa tergoda untuk membelinya bukan? Lumayan…, paling tidak dapat menghilangkan rasa dahaga, atau mungkin malah bisa sangat melegakan. Sekarang, mari kita membayangkan bagaimana dengan mereka yang berada dalam perjalanan di tengah gurun pasir yang gersang dan kering, sementara tidak ada seorangpun yang menjual minuman? Tentu rasa haus akan segera terasakan. Bukan hanya itu saja, mungkin tubuh akan terasa lemas dan kepala terasa pusing tujuh keliling.
Bila diperbandingkan, maka kehidupan rohani bangsa Israel seolah-olah seperti pengembara yang sedang melakukan perjalanan di tengah padang gurun yang gersang. Meski setiap hari mereka juga beribadah kepada Allah dan mendengarkan firmanNya, namun entah mengapa mereka justru merasakan bahwa seolah-olah ada kekosongan di dalam diri mereka. Ada sebuah “rasa haus” untuk mengenal Allah, firman dan kehendakNya secara sungguh-sungguh.
Begitu hausnya bangsa itu sehingga mereka rela berbondong-bondong “mengejar” ke mana-pun Tuhan Yesus pergi. Mereka begitu antusias ingin mendengarkan pengajaranNya yang benar dan adil. Kehadiran Tuhan Yesus ibarat oasis (mata air di padang gersang) yang memberikan kesejukan dan menghapuskan rasa haus bangsa Israel.
Ah… jangan-jangan, kehidupan kita juga sedang mengalami kegersangan iman? Atau bahkan di ambang kematian iman? Bagaimana kita akan menyikapinya? Adakah kerinduan dalam diri kita untuk berupaya mencari Kristus seperti halnya orang-orang Israel yang ingin mendengarkan firmanNya? Nah, apabila jawabannya adalah ya, marilah kita mencoba mendengarkan suaraNya dengan cara setia beribadah dan membaca Alkitab serta merenungkannya melalui Pancaran Air Hidup ini. [DK]
“Berbahagialah orang yang lapar dan haus akan kebenaran, karena mereka akan dipuaskan.”

http://www.gkjw.web.id/haus

Tidak ada komentar:

Posting Komentar