Selasa, 17 September 2013

Ice Cream Sundae

Bacaan: I Korintus 11:2. 17-22.   
Nyanyian: 
KJ no.433
Nats :
 Atau maukah kamu menghinakan Jemaat Allah dan memalukan orang-orang yang yang tidak mempunyai apa-apa?” (ayat 22b)
Suatu ketika ada seorang anak kecil yang hendak membeli ice cream (es krim).Ia menanyakan harga semua jenis ice cream satu per satu hingga membuat si pelayan menjadi kesal dan gusar. “Kamu mau membeli atau tidak?” tanya si pelayan dengan perasaan kesal. Lalu anak tersebut memesan segelas ice cream sundae. Setelah menikmatinya, lalu anak itu meletakkan uang di mejanya.
Ketika pelayan membersihkan meja si anak kecil tadi, ia mendapati beberapa uang dollar yang letaknya sedikit terpisah. Beberapa dollar sesuai dengan harga ice cream sundae dan sebagian lagi rupanya adalah tip yang diberikan si anak kecil tadi kepada pelayan. Pelayan tadi mulai tertegun. Rupanya ketika anak tersebut menanyakan harga tiap-tiap ice cream di toko tersebut, ia sedang memikirkan apakah uangnya cukup untuk membeli satu jenis ice cream dan sekaligus memberikan tip bagi si pelayan.
Paulus menegur jemaat di Korintus sehubungan dengan perjamuan malam di sana. Memang tiap-tiap orang membawa dan memakan makanan mereka sendiri-sendiri (ayat 21). Dalam hal ini tentulah  orang yang kaya akan membawa makanan yang lebih enak dan banyak dibanding mereka yang miskin. Namun yang dikehendaki Paulus adalah kesediaan untuk saling berbagi dengan sesama, terlebih dengan mereka yang tidak mampu, agar mereka yang miskin tidak kelaparan karena mereka hanya mampu membawa sedikit makanan saja, yang tentu saja tidak akan cukup mengenyangkan mereka.
Marilah kita belajar dari pengalaman anak kecil tadi yang tidak hanya memikirkan kepentingannya sendiri, namun dengan kesadaran ia mau berbagi dengan pelayan yang telah melayaninya. Tuhan menginginkan kita untuk dapat berbela rasa dengan mereka yang tidak mampu agar supaya mereka juga bisa merasakan berkat dari Tuhan. Amin. [DK]
Orang yang kaya bukanlah mereka yang memiliki banyak harta, melainkan mereka yang rela berbagi dengan sesamanya.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar