Kamis, 31 Januari 2013

Standard Ukur Yang Baru


Bacaan : Markus 4 : 21 – 25
Nyanyian : KJ 433 : 1,2
Nats: “Camkanlah apa yang kamu dengar! Ukuran yang kamu pakai untuk mengukur akan diukurkan kepadamu,dan disamping itu akan ditambahkan lagi kepadamu” [ayat24]
Coba anda bayangkan, seandainya ukuran sepatu anda 42. Lalu anda diberi hadiah sepatu ukuran 39. Apa yang akan anda lakukan? Pasti sepatu itu tidak dapat anda pakai karena kekecilan. Mungkin juga anda akan bertanya-tanya didalam hati,mengapa yang memberikan kado sepatu ini tidak menanyakan dulu ukuran sepatu anda agar tidak salah. Kalau sudah begini, sepatu yang merupakan hadiah ini akan membuat galau hati anda. Dijual tidak pantas karena hadiah, dipakai juga tidak pantas karena kekecilan. Segala sesuatu di dunia ini memiliki standart ukuran. Ada kaya-miskin, besar-kecil, lebar-sempit dan masih banyak hal lain. Lantas apa yang menjadi standart ukur manusia dalam hal kebahagiaan? Mungkin banyak orang yang mengukur kebahagiaan dengan seberapa banyak materi dunia / kekayaan yang dimilikinya. Karena dengan banyaknya kekayaan yang dimiliki, tentu semakin banyak hal yang akan dibeli dan dimiliki. Oleh karenanya, banyak orang bekerja keras, siang malam demi mencari kekayaan.
Lantas apa sebenarnya yang menjadi standar ukur kebahagiaan bagi pengikut Kristus. Yesus ternyata mengajarkan sesuatu yang unik dan diluar pakem yang ada di masyarakat. Standart ukur tentang kebahagiaan bagi Kristus bukanlah dalam hal seberapa banyak harta yang kita miliki. Namun seberapa besar kemampuan kita untuk memberi dan membagi atas apa yang telah kita miliki bagi sesama. Inilah standart ukur tentang kebahagiaan yang diberlakukan oleh Kristus. Dan itu diteladankanNya kepada kita dengan memberikan diriNya mati di kayu salib untuk menebus kita dari dosa. Karena itu semua, mari mencoba merubah standart ukur kebahagiaan dalam hidup kita. Karena Kristus sendiri yang telah mengajarkannya kepada kita, standar ukur yang baru untuk kebahagiaan dalam kehidupan. [Oka]
“Bahagia sejati datang dari melakukan dan memberikan yang terbaik untuk sesama.”

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar