Senin, 25 Agustus 2014

Bersiaplah



Bacaan : Yeremia 1 : 17 – 19  |  Pujian : KJ 357
Nats: “Tetapi engkau ini, baiklah engkau bersiap, bangkitlah sampaikan kepada mereka segala yang Kuperintahkan kepadamu.” [ayat 17a]

Yeremia dilahirkan di kampung Anatot yang letaknya 5 km sebelah utara Yerusalem dan berasal dari keluarga para imam. Panggilan Allah kepada Yeremia untuk menjadi nabi bagi bangsa-bangsa terjadi tahun 645 ketika dia baru berusia 18 tahun. Usia tersebut sangat muda bagi seorang nabi, karena biasanya di Israel hanya orang-orang yang sudah tua yang dapat memberi perintah dan nasehat. Yeremia mendapat tugas menyampaikan perintah Tuhan kepada bangsa-bangsa, tidak hanya terbatas bangsa Yehuda.
Dengan penyertaan dan jamahan Tuhan maka ia menjadi nabi yang masih muda belia yang mempunyai kemampuan dan keberanian melaksanakan tugas menyampaikan perintah Tuhan, menyampaikan nubuat-nubuat dan melawan nabi-nabi palsu. Yeremia harus menaati panggilan Tuhan dan siap sedia melaksanakan tugas yang diperintahkan Tuhan kepadanya dengan benar dan berani agar dapat diterima dan dihormati bangsa-bangsa.
Tuhan akan menjadikan Yeremia sebagai kota yang berkubu yang dapat bertahan selama pengepungan. Walaupun Yeremia seorang pemuda yang lemah (terbatas), tetapi Tuhan memberi dia kekuatan rohani sehingga dia menjadi paling kuat, tegas dan berani dari semua nabi, dan musuh-musuhnya tidak bisa mengalahkan dia. Yeremia bernubuat dengan otoritas Tuhan, dan firmanNya menjanjikan kelepasan bagi orang-orang yang taat dan setia kepada Tuhan.
Tuhan juga dapat memakai kita untuk melaksanakan tugas panggilan untuk memberitakan berita baik tentang keselamatan kekal kepada semua orang, dengan cara-cara yang jauh melampaui kemampuan alami kita. Panggilan mulia tersebut merupakan karunia ilahi dan kesempatan indah yang patut kita manfaatkan dengan penuh tanggung jawab, ketaatan, kesetiaan dan keberanian demi kemulyaan Tuhan. Bersiaplah setiap saat! [Sri]
“Dipilih dan dipanggil untuk melayani adalah karunia ilahi dan wujud kasih Tuhan kepada manusia.”

Tidak ada komentar:

Posting Komentar